Wiwi Sln

Minggu, 20 November 2016

Kesakitan Yang Diam

Adakah penggambaran sakit hati yang lebih nyata ketimbang keluhan keluhan curahan dalam tulisan,
Adakah lagi rasa yang bukan sekedar rasa yang semakin terasa dalam indra yang berperasa.
Permainan kah ini?

Saat aku memandang kebahagian , rasa takut itu bersekongkol mengendap malu-malu untuk menunjukan kesakitan. Hingga kasmaran memang sang ahli untuk menyamar. Duhai hati, elok sekali cinta mu. Tapi dunia ini bukan hanya tentang Cinta yang bahagia, karena fana sudah lumrah Tuhan katakan.
Lalu apakah aku posisi paling bawah ketika sedang merasakan kepahitan.

Kadang , aku ingin bersekongkol dengan waktu. Pada malam ia beri aku kesempatan berandai-andai lebih jauh, namun perisai untuk berhati-hati sudah terlalu menyerukan ketakutanku.
Apakah ada masalah yang teramat kecil , masalah yang hanya seperempatnya dari masalah yang sesungguhnya? Masalah yang tak masuk dalam urat nadi yang mengeras? Masalah yang tak memompa darah semakin cepat ke ulu hati kemudian ke jantung? Masalah yang hanya segelintir tak memasuki telinga hingga menyisakan dengung dengung yang menikam.
Namun ia teramat seperti batu, keras dan dihancurkan akan semakin banyak. Lalu melebur dalam kelemahan jiwa yang menjatuhkan. Ia memang begitu.

Kendati apa yang harus aku lakukan untuk menyiasati semua inderaku? Harus mati rasakah aku? Sebagai manusia yang berperasa harus diam kah aku? Sedangkan diam sama saja tak menghasilkan.
mending saja jika ia datang secara Tunggal, berkompromi dengan hati masih lalu bisa berkompromi.
Namun , kali ini ia sering mendatangiku dengan beberapa teman dibelakangnya. Dengan ego, dengan problema ganda, dengan sarana, dengan pedang lidah , bahkan dengan jiwa.

Adakah yang lebih sakit dari Patah Hati?

Adakah penggambaran sakit hati yang lebih nyata ketimbang keluhan keluhan curahan dalam tulisan,
Adakah lagi rasa yang bukan sekedar rasa yang semakin terasa dalam indra yang berperasa.
Permainan kah ini?

Saat aku memandang kebahagian , rasa takut itu bersekongkol mengendap malu-malu untuk menunjukan kesakitan. Hingga kasmaran memang sang ahli untuk menyamar. Duhai hati, elok sekali cinta mu. Tapi dunia ini bukan hanya tentang Cinta yang bahagia, karena fana sudah lumrah Tuhan katakan.
Lalu apakah aku posisi paling bawah ketika sedang merasakan kepahitan.

Kadang , aku ingin bersekongkol dengan waktu. Pada malam ia beri aku kesempatan berandai-andai lebih jauh, namun perisai untuk berhati-hati sudah terlalu menyerukan ketakutanku.
Apakah ada masalah yang teramat kecil , masalah yang hanya seperempatnya dari masalah yang sesungguhnya? Masalah yang tak masuk dalam urat nadi yang mengeras? Masalah yang tak memompa darah semakin cepat ke ulu hati kemudian ke jantung? Masalah yang hanya segelintir tak memasuki telinga hingga menyisakan dengung dengung yang menikam.
Namun ia teramat seperti batu, keras dan dihancurkan akan semakin banyak. Lalu melebur dalam kelemahan jiwa yang menjatuhkan. Ia memang begitu.

Kendati apa yang harus aku lakukan untuk menyiasati semua inderaku? Harus mati rasakah aku? Sebagai manusia yang berperasa harus diam kah aku? Sedangkan diam sama saja tak menghasilkan.
mending saja jika ia datang secara Tunggal, berkompromi dengan hati masih lalu bisa berkompromi.
Namun , kali ini ia sering mendatangiku dengan beberapa teman dibelakangnya. Dengan ego, dengan problema ganda, dengan sarana, dengan pedang lidah , bahkan dengan jiwa.

Do'a

Ini adalah kebimbanganku
Doa yang malu selalu menyanjungku.
Patah, namun doa yang menyempurnakan.
Gagal , namun doa menyimpulkan.
Bahwa aku bermalu namun doa mentuluskan.

Sabtu, 19 November 2016

KEYAKINAN

Ujung penglihatanku hanyalah tertuju pada satu titik, dalam sujud yang merungkuk. Aku merasakan aliran darah yang teramat menyergap segar , bukan lagi hiruk pikuk dunia yang menyetarakan Syahwat untuk mengejarnya.

"Dulu, pada Masa kakek mengejar nenek. Yang terkejar malah ayah nya nenek Cu , lihatlah.. Ini hujan, ini Air dalam bendungan, hujan itu deras turun memburu tanah. Namun tanah memeluknya dengan bendungan. Sama halnya dengan kakek mengejar nenek. Yang kakek kejar adalah Agamanya nenek, modal untuk larinya ilmu agama kakek.Ilmu Agama nenek, dan ilmu agama kakek jadilah bersatu dan menguat diikat oleh kepercayaan Ayahnya Nenekmu. Disitulah Cinta terwadahkan."

Rayu , aku dirayu oleh lantunan di surau itu yang menarik semua kalbuku. Sentuh, aku disentuh oleh Adzan yang Tak pernah Keliru mengajak berukuk.
Kendati Kemurnian Rohani adalah suatu ketenangan yang tak takut sendiri.
Mencari kecerdasan dalam tempurung kelapa itu keras, carilah ia dalam sebuah tunas. Ia tunas yang bersahabat dengan bahan bagaimana kita tercipta , Tanah. Tanah untuk bersujud.

Menenggak pada langit terlalu tinggi, menenggak pada Tuhan akan lebih Tinggi namun bisa mendekatkan jasmani dan rohani. Menunduk oada rumput itu terbatas kaki, menunduk dalam sujud itu kita mampu menengok hati.
Lalu kecerdasan yang mana yang kita dapatkan?
Aku Jawab. IALAH kecerdasanmu yang kamu Ikhlaskan dalam sembahyang dan Allah Meridhokan.

Rabu, 17 Agustus 2016

Receive and Release

Terkadang ketika banyak hal yang membuat hati kita tidak bahagia itu karna kita tidak bisa menerima sesuatu yang terjadi.sesuatu yang tidak bisa terjadi sesuai dengan apa yang kita harapkan.

Lepaskan lah jika itu terasa menyakitkan di hati kita.

Lepaskan lah jika itu terasa berat untuk kita rasakan.

Lepaskan lah jika dengan melepas kan kita bisa menjadi lebih baik.

Mungkin melepaskan sesuatu itu sangat tidak mudah,rasa nya sulit.tapi jika kita tidak berusaha untuk mau melepaskan.itu hanya akan menyakiti diri kita sendiri.

Terkadang kita hanya perlu untuk menerima.

Menerima setiap apapun yang terjadi.

Sudahlah...Segala apapun yang terjadi pasti karna sebuah alasan.dan pasti ada hikmah dari setiap kejadian.

Allah tahu sesuatu yang terbaik untuk semua hamba nya.

Smile.

Senin, 15 Agustus 2016

Syukuri apa yang ada

Syaikh Ali Mustafa Thanthawi -rahimahullah-mengatakan:

Tak seorangpun di dunia ini melainkan pernah bertemu dengan orang yang kondisinya lebih baik dirinya atau lebih buruk dirinya.

Bila engkau miskin, pasti ada yang jauh lebih miskin darimu.

Bila engkau sakit, pasti ada yang sakitnya jauh lebih parah darimu.

Lalu mengapa engkau lebih sering mengarahkan kepalamu ke atas, 

dan memandang orang-orang yang kondisinya lebih baik darimu,

 ketimbang mengarahkannya ke bawah 

agar engkau melihat orang yang kondisinya jauh lebih buruk darimu..?

Bila kau tau bahwa ada orang yang bisa meraih harta dan kedudukan yang mana engkau belum bisa meraihnya.

 Padahal dari aspek kecerdasan, pengetahuan dan perangai levelnya jauh dibawahmu, 

mengapa engkau tidak mengingat bahwa ternyata ada orang yang levelnya di atasmu atau semisal denganmu dalam hal kecerdasan dan pengetahuan namun dia tidak pernah bisa meraih sebagian dari apa yang telah engkau raih…?

Falsafah rizki itu sangat sulit untuk dimengerti
Tengoklah kehidupan manusia. Diantara mereka ada para penyelam yang Allah jadikan roti (kehidupannya) dan segenap keluarga tersimpan jauh di dasar lautan. Mereka takkan bisa menggapainya hingga mereka menyelam ke dasar lautan yang dalam.

Ada juga para pilot yang Allah jadikan roti (kehidupannya) berada di atas awan, sehingga mereka tidak mungkin mendapatkannya sampai mereka terbang tinggi ke angkasa.

Ada juga yang roti (kehidupannya) tersembunyi di dalam bebatuan yang sangat keras, sehingga mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan memecah batu-batu itu.

Ada pula orang-orang yang rezeki mereka berada di bawah gorong-gorong air yang kotor, atau di tempat-tempat penambangan yang dalam, dimana wajah mentari dan cahaya siang tak dapat dilihat.

Ada orang yang mendapatkan bagian rezekinya dengan tangan, kaki, lisan dan otaknya. Ada juga yang tidak bisa meraihnya kecuali dengan mempertaruhkan nyawa dan menghadapkan diri kepada kematian, seperti halnya para pemain sirkus yang selalu saja diburu kematian. Kalau ia tidak mendapati rizkinya dengan cara jatuh bertumpuh di atas kepala, ia mendapatinya ketika berada di antara taring-taring singa atau di bawah kaki-kaki gajah.

Maka bersyukurlah kepada Allah, 

karena Dia telah menjadikan rezekimu berada di atas letak tempat kerjamu. 

Bersyukurlah karena Dia tidak menjadikannya berada di puncak-puncak gunung yang tinggi,

 atau di dasar lautan yang dalam, 

juga tidak harus berhadapan dengan singa ataupun macan.

Beliau juga mengatakan:

Dengan gaji yang sedikit engkau bisa menjadi manusia yang paling bahagia asalkan engkau cerdas mengelola keuanganmu dan ridho terhadap pembagian-Nya.
(Syekh Ali Musthafa Thanthawi dalam risalah Ma'a An-Naas hal: 78-79)

Kamis, 21 Juli 2016

Hear,See,Speak (Be Warm)

Ini terjadi ketika dua hari lalu ketika aku berada di sebuah klinik.duduk di kursi diantara banyak orang.gak tau antrian berapa...sambil nunggu nama ku dipanggil sesekali aku hanya mencoba menghilangkan rasa bosan dengan membuka hp ku.sekedar meng-slide layar hp atau stalk.

Diantara banyak orang,mungkin hanya aku sendiri yang tidak sedang mengobrol.aku ke klinik diantar tante ku,tapi karna antrian nya lama,akhir nya tante milih nunggu di mobil,mungkin dia tidur.
Mata ku melihati sekeliling mencoba mencari orang yang mungkin 'kayak nya'  bisa tuk ajak aku bicara.tapi kayak nya gak ada.aku melihat sebuah tv yang terpajang di dinding.ah...males juga lihat acara infotaiment.gosipin artis yang yang beritanya emang gak penting buat di ketahui.

Akhirnya aku stalk IG.setelah beberapa menit gak sengaja aku denger perbincangan orang di belakang sebelah kanan,yang mereka omongin emang gak penting buat aku dengerin. Tapi karna salah satu diantara mereka suara nya agak cempreng, pendengaran ku pun terlibat dengan apa yang mereka omongin.

Aku gak mau menceritakan apa saja yang saya dengarkan dari obrolan mereka.gak harus juga saya menjudge apa yang mereka lakukan.yang jelas bukan ngomongin saya. Tapi ngomongin orang lain yang aku sendiri gak tau yang menjadi tersangka nya siapa.

Mengorek keburukan orang itu gak ada manfaatnya untuk diri kita. Lebih baik diem sendiri daripada punya temen ngobrol tapi obrolanya menjudge orang,atau mengorek keburukan orang lain sampai detail.

Selang beberapa saat seorang datang dan duduk di sebelah kiri ku.dia sedang menelfon dan sama saja lagi ngomongin temen dia sendiri.sekitar 5 menit kemudian dia selesai nelfon.dan berbicara sesuatu "duhh...banyak banget ya mbak orang nya" seperti kalimat basa-basi untuk mengajak ngobrol dengan ku.aku hanya melirik sekilas ke gadis itu dan menjawab nya hanya dengan sebuah senyum.

Dan akhir nya nama ku di panggil untuk ke ruangan radiologi.pas masuk tetap saja banyak orang yang antri.oh...lagi.

Sama seperti sebelum nya seolah orang melihat ku adalah seorang yang jaim atau angkuh. Karna tidak ingin mengajak ngobrol dengan yang lain. Dan hanya diam dengan wajah terlihat masa bodo.ditanya pun hanya aku jawab seperlu nya kata.
Aku lebih tertarik untuk memperhatikan di sekitar,apa yang aku lihat apa yang aku dengar dan membaca mimik muka orang-orang  ketika berbicara. Dan cara mereka melihat,ketika sedang melihat orang lain.

Ketika ada salah seorang gadis berkerudung yang berpenampilan sangat biasa,nama nya dipanggil oleh petugas pemeriksa tapi gadis itu tidak mendengar Walau sudah beberapa kali nama nya dipanggil.kemudian ada salah satu gadis yang setengah berteriak memanggil nya... semua mata melihat dan tertuju pada gadis berkerudung itu.beberapa saat...4 cewek yang duduk di depan ku seperti mempunyai bahan untuk di judge cewek berkerudung tadi...membicarakan dari yang biasa hingga sampai menjudge yang tidak seharus nya mereka tertawakan.

Terkadang,belajar untuk menilai sesuatu ketika kita memperhatikan sekitar.tapi tidak untuk menjudge.

Terkadang, untuk mengetahui orang yang berbicara dengan kita itu orang yang seperti apa,ketika kita mendengar bagaimana mereka berbicara.

Happy good life,
WS

Rabu, 20 Juli 2016

Ada apa dengan Hari Senin dan Kamis?

♣Setiap Senin Dan Kamis

"Amalan perbuatan itu diserahkan (dilaporkan) pada hari senin dan kamis,karena itu aku suka apabila amalku di laporkan dalam keadaan sedang berpuasa" ( HR.Muslim )

♣Mempersempit Jalan setan
Sesungguhnya setan itu menyusup dalam aliran darah manusia,maka persempitlah jalan masuknya dengan lapar (puasa)

♣Lemah fisik jiwa yang kuat
Puasa itu membuat tubuh lemas,menurunkan produktivitas.bila itu jawaban nya,berarti ada yang salah dengan cara puasa kita.
Puasa itu bukan sekedar untuk menahan lapar dan haus bukan sekedar rutinitas ibadah,tapi yang lebih dahsyat dari itu ialah semakin kuat nya jiwa kita.
"Men sana in corporse sano" didalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

"Ada tiga orang yang tidak akan ditolak do'anya oleh Allah.pertama,orang yang berpuasa sampai dia berbuka.kedua,pemimpin yang adil.ketiga,orang yang teraniaya."(HR.At-Tirmidzi)

MANFA'AT PUASA
Melembutkan hati dan menjadikannya peka terhadap lingkungan sekitar.mengetahui rasanya ketika benar-benar merasa lapar dan kehausan (kekurangan).menahan diri dari sesuatu yang berlebihan.dan bisa belajar untuk mensyukuri hal-hal kecil.

puasa senin kamis adalah dua ibadah yang terpisah sehingga lafazh niatnya pun berbeda. Hal ini juga menunjukkan bahwa tidak ada keterikatan atau kewajiban salah satu puasa harus diikuti satu puasa lainnya, sehingga terkadang kita boleh hanya melaksanakan puasa senin atau puasa kamis saja dalam satu minggu.

Niat Puasa Senin

"Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan liLlaahi ta'ala".

Niat puasa kamis

"Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan liLlaahi ta'ala"

•Semoga bermanfa'at 😊🙇

Senin, 11 Juli 2016

Impossible is nothing!

Cara menggunakan tiket kesuksesan tersebut adalah dengan mengendarai sikap yang bernama antusias,berani ambil resiko Dan sabar.itu semua harus dikolaborasikan agar membentuk jiwa Yang pantang.

Menembus batas tapi tidak melampui batas seperti melali Surat Al-Baqarah.Allah membenci orang-orang Yang melampui batas.menembus batas adalah menembus pesimisme yang Ada dalam diri yang selalu membayangi.

Kalimat-kalimat pesimis bergentayangan di benak yang akan melangkah menuju suatu yang sangat besar.perlu keyakinan untuk menghancurkan itu.Break the limit!

Tidak perlu menilai kesuksesan orang lain sebagai bentuk kelebihan potensi,Dan kondisi khusyu' yang tidak semua orang ada dalam kondisi tersebut.

"Allah tidak akan memberikan tugas kepada seseorang melainkan dia mampu mengerjakannya"

Rabu, 20 April 2016

彡SABAR彡

Semua orang di dunia ini pasti pernah berada di suatu waktu, yang mengharuskan dirinya untuk bersabar.
Entah itu bersabar karna terpaksa,atau bersabar untuk keharusan.

Pernah baca di sebuah buku,Atas kehendak ALLAH Thomas A.Adison telah berhasil menerangi dunia dengan lampu pijar listrik temuan nya.dia pernah gagal dalam membuat bola lampu hingga ribuan kali..total nya aku lupa berapa ribu.Bayangin…udah gagal ribuan kali tapi masih berusaha,sedangkan kamu ditolak satu kali sama cewek,udah nyerah...udah gitu update status patah hati di Medsos.😝😁

Semua orang butuh kesabaran dalam hal apapun,karna kesabaran adalah proses dari sebuah rasa syukur yg sempurna.

Ada orang yang sedang bersabar dalam sebuah PENANTIAN
Ada orang yang sedang bersabar dalam BEKERJA
Ada orang yang bersabar dalam menunggu JODOH
Ada orang yang bersabar dalam Meraih sebuah KESUKSESAN
Dan masih banyak yang lainnya…

Karna bersabar itu proses
Gak ada pencapaian yang memuaskan,tanpa mau menikmati proses kesabaran.

BERSABAR ITU MELELAHKAN...
Memang,bersabar memang melelahkan.
Tapi tanpa sadar,kamu pun sedang bersabar dalam menunggu,yaitu menunggu terpindahkan ke tempat terjauh dari muka bumi ini.
Dan aku yakin...semua orang akan rela bersabar untuk tinggal di bumi ini lebih lama lagi.tanpa mengaku lelah.

Sering kali aku pun merasa bosan dengan bersabar,mengeluh...
Kenapa harus bersabar lagi,lagi,dan lagi...
Tapi…bukan kah hidup itu untuk bersabar..tanpa bersabar itu bukanlah kehidupan...bukanlah kesabaran bila masih mempunyai batas...

ALLAH menyayangi makhluk nya yang mau untuk bersabar...dan hal istimewa adalah ketika ALLAH menjamin suatu hal yang mengharus kan dirimu untuk bersabar,berusaha,dan berdo'a.

Terimakasih
Jangan lupa; Titik dua tutup kurung

Selasa, 12 April 2016

GURU

            
Siapapun yang datang dan pergi
Dalam kehidupan kita
Semua adalah bagian
Dari rencana-rencana indahNya
Untuk menempa,mendewasakan,
Dan mencerdaskan jiwa kita...

Dari yang menyakiti
Kita belajar untuk bersabar
Dan memaafkan

Dari yang menyayangi
Kita belajar untuk bersyukur
Dan merasakan kebesaran dan sifat rahimNya

Mereka semua adalah 'guru' kehidupan kita...

Kamis, 18 Februari 2016

THESE LESSONS

Di kehidupan kamu akan kedatangan 2 tamu :
Satu,di buat sedih
Dua,di bahagiakan

Sebelum kamu mengerti tentang kesedihan,maka kamu akan di buat sedih,oleh seseorang.
Setelah kamu mengerti tentang kesedihan,kamu akan tau,apa itu kebahagia'an.

Kebahagi'an mu jangan bergantung pada manusia,karna manusia tidak selamanya memberikan mu bahagia,tapi bersyukur lah padaNya,untuk kebahagia'an mu,sekecil apapun.

"jangan ke'enakan bersandar pada dia,kalo dia bergeser sedikit saja...maka kamu akan terjatuh"

"maka barangsiapa yang mengikuti petunjuk-KU,niscaya tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati"
               (QS. Al Baqarah :38)

Adakala nya kita membenci orang yang menyakiti kita,mengutuk nya agar mendapat balasan yang tidak baik.memvonis bahwa dia bukanlah orang yang baik.

Padahal..semua orang yang pernah hadir dalam kehidupan kita,mereka adalah orang-orang yang akan membuat diri kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Kehadiran mereka dalam hidup kita,bukan tanpa alasan,bukan tanpa pelajaran,tapi karna akan ada hikmah yg kita dapatkan

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu,padahal ia amat baik bagimu,dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu,padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,sedang kamu tidak mengetahui."
                (Al-Baqarah 216)

JIKA INGIN BAHAGIA,MAKA JANGAN BERHARAP 7i

*Ingin dihargai
*Ingin dihormati
*Ingin diistimewakan
*Ingin dimengerti
*Ingin dimaklumi
*Ingin diapresiasi
*Ingin di muliakan
Dll...

Terkadang kita melakukan sesuatu karna berharap ingin mendapatkan 7i tersebut,
Jika 7i itu tidak kita dapatkan,suasana hati akan berubah menjadi kecewa,menjadi tidak bahagia.

Kebahagia'an tidak tergantung pada apa-pun atau pada siapa-pun.
Kebahagia'an  tidak tergantung pada faktor di luar dirimu,tapi tergantung pada faktor di dalam dirimu
Keyakinan…kesadaran…keta'atanmu…

BAIK BURUK NYA ORANG,UNTUK DIRI NYA SENDIRI.

Baik buruk nya orang kepadamu, bukan untuk menghancurkan mu,tapi untuk memberitahu mu,bahwa ada hal buruk yg kamu terima,dan ada hal baik juga yg kamu terima.
Dan mana  yang harus kamu pertahankan,dan mana yg harus kamu lepaskan.

"jika kamu berbuat baik,berarti kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri,dan jika kamu berbuat jahat maka kejahatan itu bagi dirimu sendiri"
                        (QS. Al-Isro :7)


*tengkyu 🙏✋

Rabu, 27 Januari 2016

Menanti 'cermin' Diri

Kepada orang yang sedang memperbaiki diri,semoga perubahan baik mu bukan untuk manusia..tapi untuk Allah

Kepada orang yang sedang menanti jodoh,menunggu untuk dipertemukan,mengharap untuk dihalalkan atau mampu untuk menghalalkan.tak perlu gusar dengan perso'alan tentang jodoh.
Jika allah belum mempertemukan,mungkin karna ada hal yang belum tepat,atau karna ada sesuatu yang harus kamu selesaikan dulu,sebelum kamu bertemu dengan dia,yang menjadi jodoh mu.

Selagi menanti,ada baik nya jika sambil  memantaskan diri,memantaskan menjadi seseorang yang ingin dimiliki seseorang yang terbaik.(untuk diri kita).

Bukankah allah telah berjanji,wanita yg baik akan ditemukan lelaki baik,dan lelaki yang baik akan menemukan wanita baik.begitupun sebalik nya.Jodoh Itu Cerminan Diri ☺

Untuk seorang wanita,jika ada lelaki yang kamu cintai,jangan terlalu memperlihatkan kan rasa cinta mu.karna hal itu bukan lumrah nya wanita.
Jika lelaki itu juga mencintai mu,inget ya ukh...dia akan tegas dan memeprjuangkan apa yang di inginkan nya. yang wajib berjuang itu lelaki,bukan wanita ☺

Perhatiakan lelaki yang sedang kamu sukai,jika dia terlihat sedang berusaha serius dengan mu,maka do'akan lah langkah nya,agar dipermudah segala hal untuk menghalalkan mu ☺

Tapi jika sikap dia terlihat abstrak,tak ada tindakan baik untuk mu,maka jangan terlalu berharap lebih.

Mendapatkan yang tepat memang harus bersabar,
Lebih baik menunggu lama asal tepat.Jika dia baik untuk mu,maka dia kan menjadikan mu lebih baik dan lebih dekat dengan NYA☺

Yang jadi lelaki jangan PHP
yg jadi wanita jangan mudah Baper 😜😁

#keepistiqomah
#jodohcermindiri

By:wiwisln