Ini terjadi ketika dua hari lalu ketika aku berada di sebuah klinik.duduk di kursi diantara banyak orang.gak tau antrian berapa...sambil nunggu nama ku dipanggil sesekali aku hanya mencoba menghilangkan rasa bosan dengan membuka hp ku.sekedar meng-slide layar hp atau stalk.
Diantara banyak orang,mungkin hanya aku sendiri yang tidak sedang mengobrol.aku ke klinik diantar tante ku,tapi karna antrian nya lama,akhir nya tante milih nunggu di mobil,mungkin dia tidur.
Mata ku melihati sekeliling mencoba mencari orang yang mungkin 'kayak nya' bisa tuk ajak aku bicara.tapi kayak nya gak ada.aku melihat sebuah tv yang terpajang di dinding.ah...males juga lihat acara infotaiment.gosipin artis yang yang beritanya emang gak penting buat di ketahui.
Akhirnya aku stalk IG.setelah beberapa menit gak sengaja aku denger perbincangan orang di belakang sebelah kanan,yang mereka omongin emang gak penting buat aku dengerin. Tapi karna salah satu diantara mereka suara nya agak cempreng, pendengaran ku pun terlibat dengan apa yang mereka omongin.
Aku gak mau menceritakan apa saja yang saya dengarkan dari obrolan mereka.gak harus juga saya menjudge apa yang mereka lakukan.yang jelas bukan ngomongin saya. Tapi ngomongin orang lain yang aku sendiri gak tau yang menjadi tersangka nya siapa.
Mengorek keburukan orang itu gak ada manfaatnya untuk diri kita. Lebih baik diem sendiri daripada punya temen ngobrol tapi obrolanya menjudge orang,atau mengorek keburukan orang lain sampai detail.
Selang beberapa saat seorang datang dan duduk di sebelah kiri ku.dia sedang menelfon dan sama saja lagi ngomongin temen dia sendiri.sekitar 5 menit kemudian dia selesai nelfon.dan berbicara sesuatu "duhh...banyak banget ya mbak orang nya" seperti kalimat basa-basi untuk mengajak ngobrol dengan ku.aku hanya melirik sekilas ke gadis itu dan menjawab nya hanya dengan sebuah senyum.
Dan akhir nya nama ku di panggil untuk ke ruangan radiologi.pas masuk tetap saja banyak orang yang antri.oh...lagi.
Sama seperti sebelum nya seolah orang melihat ku adalah seorang yang jaim atau angkuh. Karna tidak ingin mengajak ngobrol dengan yang lain. Dan hanya diam dengan wajah terlihat masa bodo.ditanya pun hanya aku jawab seperlu nya kata.
Aku lebih tertarik untuk memperhatikan di sekitar,apa yang aku lihat apa yang aku dengar dan membaca mimik muka orang-orang ketika berbicara. Dan cara mereka melihat,ketika sedang melihat orang lain.
Ketika ada salah seorang gadis berkerudung yang berpenampilan sangat biasa,nama nya dipanggil oleh petugas pemeriksa tapi gadis itu tidak mendengar Walau sudah beberapa kali nama nya dipanggil.kemudian ada salah satu gadis yang setengah berteriak memanggil nya... semua mata melihat dan tertuju pada gadis berkerudung itu.beberapa saat...4 cewek yang duduk di depan ku seperti mempunyai bahan untuk di judge cewek berkerudung tadi...membicarakan dari yang biasa hingga sampai menjudge yang tidak seharus nya mereka tertawakan.
Terkadang,belajar untuk menilai sesuatu ketika kita memperhatikan sekitar.tapi tidak untuk menjudge.
Terkadang, untuk mengetahui orang yang berbicara dengan kita itu orang yang seperti apa,ketika kita mendengar bagaimana mereka berbicara.
Happy good life,
WS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar